Tuesday, October 25, 2005

dijual: Perempuan Indonesia

Ibu guru bercerita:

alkisah ada sebuah NegarA yang sangat miskin, saking miskinnya mereka pun harus menjual segalanya
aset NegarA dijual, hutan dijual, kekayaan alam dijual, tenaga kerja dijual, laut dijual, pulau dijual, harga diri dijual, moral dijual, apapun yang bisa membuat mereka tidak miskin lagi akan dijual.

tapi ironisnya, semakin banyak mereka menjual semakin miskin lah mereka.
dalam kepanikan karena tidak sanggup hidup miskin karena konon dulunya mereka adalah bangsa yang kaya dan hebat, NegarA tiba-tiba melihat secercah harapan

ternyata NegarA punya aset yang belum sempat dikelola, namanya perempuan (dikelola disini tidak sama dengan dieksploitasi jadi jangan salah mengartikan, dikelola berarti NegarA berniat baik untuk mengatur segalanya)

akhirnya NegarA pun memanfaatkan kesempatan ini, perempuan pun diobral, caranya? tidak susah, setiap warga non NegarA yang ingin menikahi perempuan NegarA cukup membayar 50,000 saja (dengan mata uang bangsa tetangga yang jauh lebih kuat tentunya) atau dengan nilai mata uang NegarA itu berarti cukup 500,000,000 saja

tiba2 seorang murid mengacungkan jari:
ibu guru, jadi apa bedanya NegarA sama MucikarI??

(catatan: ini sekolah untuk anak-anak yang well informed, jadi kecil2 mereka sudah tahu apa itu mucikari)

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home